04. 03. 14. 02:44 pm ♥ 2

I’m done thinking about you.

I’m done crying for you.

Yes.

Because I’ve found somebody new.

02. 28. 14. 05:10 pm

Untuk Yang Pergi Tiba-Tiba (oleh wangihujan)

Suatu hari kamu datang dan meminta saya berhenti mengucap cinta.

Kamu tidak pernah bilang apakah kamu berubah pikiran, kehilangan keyakinan,
atau memang sejak awal, tak pernah ada apa-apa disana.

Saya tahu saya telah kehilangan kamu selamanya hari itu.
Saya hanya keras kepala dan tak sudi tunduk pada permintaan terakhirmu.
Lagipula, memangnya kau pikir berhenti mencintai itu gampang?

Suatu hari kamu bilang sudahi saja semuanya.
Kamu menutup semua buku dan mengakhiri semua cerita.
Kamu tak pernah beri saya waktu, bahkan untuk berjaga-jaga sebelumnya.

Saya tahu saya tak lagi punya kuasa atas hatimu, hari itu.
Saya kehilangan pedoman dan tak tahu kemana harus melangkah.
Yang saya tahu, hati saya terserak di lantai, tak pernah utuh lagi.

Suatu hari kamu memutuskan untuk tidak pernah kembali.
Dan sarang yang kita bangun bertahun-tahun jadi sepi dan berubah fungsi.
Alih-alih tempat mengumpulkan cinta, kini ia jadi tempatku menampung airmat.

Saya tahu saya tak lagi punya arti bagimu sejak hari itu.
Yang kamu tak tahu, bahkan setelah semua ini, kamu tetap yang paling berarti bagiku.

Menemukan tulisan ini di blog http://wangihujan.wordpress.com. Hai, salam kenal, ijin mereblog ya disini. :D 

Go follow her blog! :)

02. 16. 14. 12:25 am

Loved and Lost

I wish someday you could realize. 

I fought with love

and I called her bluff
but soon I was facing my biggest fear
cause I walked away
when I should have stayed
looked back, but she disappeared

Screaming out what did I do

When old memories make it harder to breath
cause you know, just what you’ve lost
and you can’t fall asleep cause she’s there in your dreams
but you can’t get away from your thoughts
when she’s on repeat in your head
wishing you could take back things you said
you’ve loved and lost

She comes on by
with a guy by her side
so you say that you’re happy for her
but those eyes that you’ve missed
are directed at his
you try not to show that you’re hurt
but sometimes love just gets away

Chorus

I’ll turn around and leave gracefully
but I’ll never stop wishing you’d come back to me
02. 11. 14. 11:25 pm ♥ 241
cinemagraphr:

Cinemagraphs & Quotes

cinemagraphr:

Cinemagraphs & Quotes

via cinemagraphr
03. 07. 14. 05:32 pm

Hai kamu, temen nebengku yang super baik.

Terimakasih ya buat tebengannya setiap hari.

Terimakasih juga buat handmade indomie goreng telor mata sapinya.

Terimakasih buat tolak anginnya.

Dan terimakasih buat air lemonnya.

Sekian dan terimakasih!

nb: sering-sering yaaa

02. 19. 14. 12:14 pm ♥ 1

Hey, apa kabarmu?

How’s life?

Apakah ia menyusahkanmu? Semoga tidak ya. Aku tau kok, kamu bukan tipe yang gampang kalah dari si hidup. Kalau dia menyusahkanmu, kamu pasti punya segala cara buat bikin hidup merasa kamu itu lawannya yang tangguh.

How’s your new job and your new office?

Kerasankah di tempat yang baru? Ah, semoga dan sepertinya begitu. 

By the way, aku baru saja melihat dinding social mediamu. Satu-satunya penghubung tempat aku mencari tahu bagaimana kabar kamu. Ada foto kamu bersama teman-temanmu. Teman-temanmu cantik-cantik ya. Tadi aku mengintip sedikit profile mereka, sambil mengira-ngira mana yang pada akhirnya akan kamu pilih untuk mengisi hatimu menggantikanku.

Eh salah, rasa-rasanya toh aku juga tidak pernah benar-benar berada disana kan? Di hatimu itu.

Ah well, aku rasa aku cuma sedikit cemburu. Melihatmu dengan teman-temanmu saja sudah bikin hatiku haru biru. Bagaimana nanti aku harus melihatmu bersanding dengan orang yang kau pilih untuk bersama menghabiskan sisa waktu hidup?

Tidak.

Aku tidak berani membayangkannya. Aku tidak mau membayangkannya.

Ohiya, tadi sempat kulihat juga komentar lucu dari temanmu yang cantik itu. Dia bilang kamu dari dulu sampai sekarang belum kurus-kurus juga. Lalu jawabmu, ah gapapa, yang penting kamu tetap terlihat keren.

Bener kok bener.

Percaya deh, dari dulu sampai sekarang, mau kurus mau gendut kamu tetep ganteng. 

You look good as always. :)

Setidaknya itu dimataku.

And yes, with that big smile on your chubby face, you look even better. You know exactly right, that happy looks good on you.

Dan melihat senyum kamu selebar itu, bukankah disini aku harusnya ikut bahagia juga?

Seharusnya begitu kan?

Ya kan?

:)

02. 11. 14. 11:38 pm

So this is the poem we tried to make together. And I have the honor to make the first line. :’)

April

Aku tau mengapa langit malam sering menangis
Karena ia iri pada langit biru
Yang selalu bisa memeluk matahari
Yang mendekap erat, memberi hangat

Nic
Aku tau mengapa angin meniup jatuh dedaunan
Ia iri pada pohon rindang itu
Kokohnya memberi perlindungan
Andai ia bisa sekejap bersandar di bawahnya

Nda
Tak apa, aku cukup ditemani gema
Tak apa, aku cukup merengkuh hangat pasir yang terinjak
Tak apa, aku cukup bersandar pada tanah yang telanjang

Aku tau, aku paham, aku terima sebagai fakta
Bahwa aku hanya bintang yang dilupakan kala siang
Yang kalah terang dengan gemerlap menara kokoh di kala malam

Aku tau, aku paham, aku terima sebagai fakta
Bahwa rintihanku hanya mampu ditemani pantulannya di gua
Bahwa jatuhku tiada yang mampu menyangga

Nyz
Aku tau mengapa derap-derap senja terdengar fana
Karena ia lelah menapaki jejak bumi yang tua
Yang tertidur biru berselimut temaram
Yang bersenandung parau tentang malam

02. 11. 14. 07:22 pm ♥ 1

teruntuk kamu yang masih mengisi hati

Hai kamu,

Bagaimana kabar mu? Bagaimana suasana kantor baru? Kerasan? Semoga begitu.

Bagaimana dengan teman-teman baru? Sudahkah kamu menemukan teman-teman tempatmu bisa berbagi cerita? Semoga sudah.

Kamu tahu, seringkali disini, aku ditanya-tanya mengenai kamu, dimana kamu bekerja sekarang, bagaimana kabar kamu sekarang, dan aku cuma bisa menjawab miris -berusaha untuk tidak lagi menangis-  tersenyum tipis. Pilihan jawabanku cuma dua: geleng-geleng kepala atau bilang “maaf, aku ga tau”

Mungkin mereka mengira betapa tidak dewasanya diriku yang tidak lagi mau tahu keadaan kamu. Setelah berpisah kemudian begitu gampangnya aku tak lagi peduli padamu.

Ah, biarlah mereka berpikir begitu. Mungkin kamu pun akan berpikir demikian bukan? Bahwa perlahan tapi pasti aku sudah melupakan kamu, sudah move on, sudah menemukan lagi alasan untuk tersenyum setiap hari.

Sejujurnya tidak demikian. Aku masih ingin sekali peduli pada mu, tapi aku tahu kamu tidak butuh lagi kepedulian dari ku. Setiap aku ingin sekedar mengirimkan sapa, berulang kali aku urungkan niat itu. Enggan. Bukan karena aku tidak lagi peduli dan tidak mau peduli, tapi aku tahu buat kamu aku bukan lagi siapa-siapa. Bukan juga seorang teman.

Tapi aku selalu mendoakan yang terbaik buat kamu. Supaya Tuhan selalu menjaga kamu dan memberikan kemudahan di setiap jalanmu. Semua yang terbaik yang Dia berikan untukmu. Dan kalaupun suatu saat aku harus melihatmu bahagia bersama seseorang yang lain, biarlah aku rela melepasmu.

Kamu. Masih kok mengisi hatiku. Masih kok duduk manis dipikiranku. Tak apa tak apa. Aku harus belajar terbiasa dengan ketiadaanmu. Terbiasa dengan menyapamu dalam mimpi-mimpiku. Karena hanya disana kita bisa bertemu dan aku bisa melihatmu tersenyum menyapaku.

Teruntuk kamu disana, semoga kamu baik-baik saja yaaa.

:)